Kejadiannya berlangsung beberapa tahun yang lalu. Malam itu saya dan istri saya baru selesai makan kenyang di suatu restoran terkenal. Suasana malam itu memang kurang enak karena saat makan malam sempat terlontar beberapa komentar dari saya yang mungkin kurang berkenan di hati istri saya, Louis. Yah, memang saya termasuk spesies yang kurang pandai berkata-kata dan kurang sensitif dalam perasaan.
Saat meninggalkan restoran, saya masih dalam keadaan kekenyangan, dan saat itu terdengar suara seorang pria di lapangan parkir. Dari plat nomer mobilnya, saya tahu ia berasal dari luar kota yang cukup jauh. Pria itu mengeluarkan sebagian kepalanya dari mobil dan mengajak saya bicara.
“Maaf pak, saya dan istri sedang mencari kamar untuk bermalam, semua hotel di sekitar sini telah penuh. Dapatkah Bapak memberikan usul kepada kami dimana kami bisa bermalam?”
Hal itu tidak mengejutkan saya, belakangan ini memang saat banyak-banyaknya turis berkunjung ke kota saya. Tidak heran dia kehabisan kamar untuk bermalam. Saat pria itu bicara, saya melihat bahwa dia dan istrinya adalah pasangan muda, dan menurut pandangan mata saya, istri pria itu sedang hamil besar.
Dulu ada seorang gadis kecil bernama Cindy. Ayah Cindy bekerja enam hari dalam seminggu, dan sering kali sudah lelah saat pulang dari kantor. Ibu Cindy bekerja sama kerasnya mengurus keluarga mereka memasak, mencuci dan mengerjakan banyak tugas rumah tangga lainnya. Mereka keluarga baik-baik dan hidup mereka nyaman. Hanya ada satu kekurangan, tapi Cindy tidak menyadarinya.
Suatu hari, ketika berusia sembilan tahun, ia menginap di rumah temannya, Debbie, untuk pertama kalinya. Ketika waktu tidur tiba, ibu Debbie mengantar dua anak itu ketempat tidur dam memberikan ciuman selamat malam pada mereka berdua.
“Ibu sayang padamu,” kata ibu Debbie.
“Aku juga sayang Ibu,” gumam Debbie.
Cindy sangat heran, hingga tak bisa tidur. Tak pernah ada yang memberikan ciuman apappun padanya..
Juga tak ada yang pernah mengatakan menyayanginya. Sepanjang malam ia berbaring sambil berpikir, Mestinya memang seperti itu ..