Sejauh yang aku ingat, botol acar terletak di lantai bersebelahan dengan lemari pakaian di kamar tidur orang tuaku. Apabila ayah hendak tidur, beliau akan mengosongkan isi kantongnya dan menjatuhkan semua uang recehnya ke dalam botol itu. Ketika koin-koin itu jatuh ke dalam botol yang masih kosong, mereka akan berbunyi sangat nyaring. Kemudian bunyinya perlahan akan melemah ketika botol telah terisi. Aku selalu jongkong di lantai di depan botol acar itu dan mengagumi bulatan tembaga dan perak yang berkilauan ketika matahari masuk melalui jendela seperti sebuah harta karun. Pada saat botol itu sudah terisi penuh, ayah akan duduk di meja dapur dan memutar koin-koin itu sebelum dibawa ke bank. Membawa koin ke bank selalu merupakan pekerjaan besar. Tertumpuk rapi di sebuah kotak kecil, uang-uang itu diletakkan diantara kursi ayah dan kursiku di truk tuanya.
Read the rest of this entry »
Botol Acar
Author: happyAug 19
Membuka Pintu Hati
Author: happyAug 5
Sekelompok orang yang baru saja meninggal mendapatkan diri mereka sedang berdiri antre di depan gerbang akhirat. Sambil menunggu pengadilan Illahi, mereka mulai menanyai diri mereka sendiri mengenai perilaku mereka di dunia.
“Apakah dulu aku menjadi orang tua yang baik?”
“Apakah aku berhasil mencapai sesuatu yang berharga dalam hidupku?”
“Apakah aku rajin beribadah sepanjang malam?”
“Apakah aku cukup berderma kepada fakir miskin?”
Dan, ketika akhirnya mereka sampai di gerbang, semua jiwa itu dihadapkan hanya pada satu pertanyaan, “Seberapa besar kamu dulu mengasihi?” Read the rest of this entry »
Lihatlah Dengan Kasih
Author: happyJul 16
Hati Yang Sempurna
Author: happyJul 8
Install Cinta Kasih
Author: happyJul 6
Hati Yang Indah
Author: happyJun 21
Rumah kami langsung berseberangan dengan pintu masuk RS John Hopkins di Baltimore. Kami tinggal dilantai dasar dan menyewakan kamar-kamar lantai atas pada para pasien yang ke klinik itu.
Ada Kasih di Matamu
Author: happyJun 7






