<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengharapan.com &#187; impian</title>
	<atom:link href="http://pengharapan.com/tag/impian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pengharapan.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 12:52:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Jembatan Harapan</title>
		<link>http://pengharapan.com/jembatan-harapan.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/jembatan-harapan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 May 2011 00:22:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi, Inspirasi dan Pengharapan]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[masalah]]></category>
		<category><![CDATA[melangkah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=1181</guid>
		<description><![CDATA[Penulis : Nathalia Sunaidi
Sore itu perasaan Gedok sedang sangat kelam. Sepulang dari kerja ia langsung menyelonong masuk ke rumah dan berbaring di ranjangnya. Bagaimana perasaannya tidak kelam, dia sedang menanggung hutang ratusan juta rupiah!?!
Setahun yang lalu dia meminjam uang kepada beberapa relasi dekatnya. Bunga dari pinjaman tersebut dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Gedok menggunakan uang [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Penulis : Nathalia Sunaidi</p>
<p style="text-align: justify;">Sore itu perasaan Gedok sedang sangat kelam. Sepulang dari kerja ia langsung menyelonong masuk ke rumah dan berbaring di ranjangnya. Bagaimana perasaannya tidak kelam, dia sedang menanggung hutang ratusan juta rupiah!?!</p>
<p>Setahun yang lalu dia meminjam uang kepada beberapa relasi dekatnya. Bunga dari pinjaman tersebut dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Gedok menggunakan uang tersebut untuk membuka sebuah cafe. Bisnisnya berjalan lancar sekali, pengunjung cafe tersebut semakin banyak dan dia terus menambah fasilitas cafe-nya untuk menarik pengunjung lebih banyak lagi.</p>
<p>&#8220;Saat ini uang laba masih saya putar untuk mengembangkan cafe.&#8221; kata Gedok pada temannya yang waktu itu bertanya mengapa Gedok tidak membeli mobil. Tapi tiba-tiba sebulan yang lalu cafe itu terbakar habis. Ludes semua! Bahkan Gedok masih harus membayar beberapa perabot yang baru saja diantarkan minggu sebelumnya. Gedok panik dan takut tidak bisa membayar hutangnya pada kerabatnya. &#8220;Tidak enak hati. Tapi saya harus katakan saya belum bisa membayar hutang-hutang saya. Entah kapan bisa membayarnya, saya sama sekali tidak punya uang!&#8221; panik Gedok dalam hati.</p>
<p>Gedok adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan asing. Gajinya sedang-sedang saja, justru karena itulah ia membuka bisnis cafe untuk meningkatkan taraf hidupnya. Tapi ternyata musibah kebakaran itu terjadi. Rasa gundah tentang bagaimana caranya bisa membayar hutang-hutangnya menghantui setiap menit hari-harinya. Menyiksa! Bahkan niatan bunuh diri sempat terlintas di benaknya. Dalam keadaan setengah tidur dan setengah sadar, Gedok merasakan dirinya berada di sebuah pantai yag indah. &#8220;Sungguh, padahal saya waktu itu sedang tidur-tiduran di ranjang saya!&#8221; cerita Gedok pada pacarnya. &#8220;Saya berdiri membelakangi lautan yang sedang tenang di suasana sore hari yang teduh.<br />
<span id="more-1181"></span><br />
Tiba-tiba di hadapan saya berdiri banyak orang dalam formasi setengah lingkaran. Mereka terlihat begitu damai dan berwibawa. Ada yang memakai jubah putih panjang dengan jenggot dan rambut putih, ada yang memakai jas seperti seragam jenderal, ada wanita yang seperti peri, pokoknya mereka terlihat seperti malaikat yang ada di film-film! Dan mereka semua memandangi saya dengan senyum yang kalau kamu lihat akan membuat kamu damai.&#8221; lanjut cerita Gedok pada pacarnya. Gedok mengatakan seolah mereka sudah mengetahui permasalahan yang terjadi dalam hidup Gedok. Kemudian mereka berkata pada Gedok sambil menunjuk ke arah kanan atas, &#8220;Lihatlah ke lembah impian yang tercapai&#8230;&#8221; Lalu Gedok melihat ke sisi kirinya, &#8220;Di atas lembah di sebelah kiri langsung muncul gambaran film. Dan yang menjadi layarnya yang lebar itu adalah langit biru yang teduh.</p>
<p>Di film itu saya melihat saya sedang duduk di sebuah kantor. Mereka berkata &#8211; &#8220;Itulah kamu sedang berada di kantor pribadi kamu. Kamu adalah pemilik beberapa cabang cafe yang tersebar di seluruh kota.&#8221; &#8211; Saya bilang ke mereka boro-boro saya menjadi pemilik perusahaan itu, toh sekarang saya sedang dililit hutang dan tidak tahu kapan bisa membayarnya.&#8221; Kemudian para malaikat itu menunjukkan gambar-gambar lainnya. &#8220;Lalu saya melihat kamu di layar itu. Kamu sedang mengajar di hadapan para mahasiswa. Kamu terlihat sangat percaya diri dan menguasai materi yang kamu bawakan. Setelah itu saya melihat gambar ayah yang sedang mengawasi sebuah supermarket. Kemudian ada gambar ibu tapi tubuh ibu terlihat begitu langsing dan dia sedang mengelola sebuah restoran.&#8221;</p>
<p>Para malaikat mengatakan, &#8220;Itulah masa depan kalian, impian yang tercapai.&#8221; Gedok menjawab, &#8220;Tapi sekarang ayah saya hanya memiliki toko sederhana. Tiap malam ia hanya menonton TV dan tertidur di sofa sampai acara TV selesai. Ibu saya gemuk lagipula ia hanya ibu rumah tangga yang sekali-kali membantu ayah di toko. Sedangkan saya saat ini sedang terlilit hutang, entah bisa bangkit atau tidak. Mana mungkin itu adalah masa depan kami?&#8221; Tiba-tiba muncul sebuah pijakan di depan Gedok diikuti siluet jembatan melengkung yang mengarah ke lembah impian yang tercapai. &#8220;Kebanyakan dari kalian tidak pernah melanjutkan hidup. Kalian hanya terpaku di tempat. Atau bahkan kalian membuat jembatan ke arah yang berlawanan. Ayah dan ibu kamu membangun jembatan ke arah yang berlawanan.</p>
<p>Coba kamu renungkan apa yang mereka selalu utarakan?&#8221; tanya salah seorang malaikat berjenggot putih pada Gedok. &#8220;Ayah sering bilang rejeki sudah dipatok dan mustahil dia menjadi kaya karena orang tuanya dulu pun mengatakan hal yang sama.&#8221; Lalu muncul gambaran ayahnya di samping Gedok dengan pijakan-pijakan jembatan yang mengarah ke arah sebaliknya. &#8220;Kamu lihat kan, pikiran dan ucapan ayah kamu membuat jembatan ke arah yang berlawanan? Begitu juga yang terjadi dengan ibumu, dia tidak pernah mengembangkan potensinya. Makanya jembatan mereka mengantar mereka ke kehidupan sekarang ini, bukan ke masa depan yang semestinya menjadi potensi mereka.</p>
<p>Sedangkan kamu hanya terpaku di tempatmu saja. &#8220;Bagaimana lagi? Saya sudah tidak tahu lagi harus ngapain. Sudah ludes semua!&#8221;. &#8220;Buatlah harapan. Harapan akan membuat kamu tetap hidup. Saat ini apa yang paling kamu harapkan?&#8221; &#8220;Saya hanya berharap saya bisa berbicara dengan baik-baik dengan kerabat saya dan menegosiasikan perpanjangan waktu untuk membayar hutang-hutang saya.&#8221; Tiba-tiba muncul sebuah pijakan di hadapan Gedok. &#8220;Apa ini?&#8221; tanya Gedok. &#8220;Jembatan harapan mulai terbangun. Jembatan ini terbuat dari harapan. Dan harapan akan membuat kamu tetap hidup.&#8221; Kemudian Gedok terbangun dengan masih terngiang kata <strong>&#8220;Harapan akan membuat kamu tetap hidup&#8221;</strong> di pikirannya. &#8220;Saya bermimpi, tapi mimpi itu nyata banget!&#8221; kata Gedok menutup percakapannya dengan pacarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
====================================================</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam hidup kadang kita dihadapkan pada situasi yang membuat kita depresi dan sangat tertekan. Di saat seperti itu seolah tidak ada jalan keluar yang bisa ditemukan. Maka kata bunuh diri bisa terngiang di pikiran dan terdengar menjadi satu-satunya solusi. Tapi ada satu hal yang perlu kita ingat, di hadapan kita selalu terdapat berbagai potensi masa depan terbaik yang bisa kita capai dalam hidup ini. Jika saya memprogresi para klien saya ke masa depan mereka, mereka akan melihat potensi masa depan mereka begitu mengagumkan.</p>
<p>Dan masa depan yang dimunculkan oleh alam bawah sadar itu adalah masa depan yang sangat mungkin diraih karena itu merupakan projection dari segala potensi/talenta yang ada di dalam diri kita. Ada sebuah cerita ilustrasi di mana seorang anak perempuan remaja selalu melihat gambaran-gambaran yang tersorot dari dahi setiap orang. Anak perempuan itu kemudian menanyakan hal tersebut pada mamanya, &#8220;Ma, apa sih gambaran-gambaran yang selalu aku lihat di depan dahi setiap orang?&#8221; Jawab mamanya, &#8220;Oh, itu adalah masa depan mereka yang tercipta dari pikiran, ucapan dan tindakan mereka. Tapi nak, coba kamu lihat gambaran-gambaran yang ada di atas kepala mereka.</p>
<p>Itulah masa depan terbaik yang semestinya bisa mereka raih. Kamu lihat di dahi pemuda itu tersorot dia akan meninggal akibat HIV/AIDS karena kemarin dia baru saja berhubungan seksual dengan salah seorang wanita pengidap HIV+ yang dia temui di pesta. Padahal kamu lihatkan, di atas kepalanya ada gambaran dia sedang memandang gedung pencakar langit miliknya yang dia namakan sesuai namanya?&#8221;</p>
<p>Selalu ada potensi masa depan terbaik yang sedang terbentang di hadapan kita yaitu di lembah impian yang tercapai. Dan impian itu bisa kita capai dengan membangun jembatan harapan langkah demi langkah. Pacar saya, Gunawan, mengatakan jembatan harapan itu adalah planning yang kita buat dalam meraih goal kita. Tapi saya lebih suka menyebut jembatan itu adalah harapan-harapan yang kita buat dimulai dari posisi kita sekarang sampai ke impian terindah kita. (Bisakah Anda melihat perbedaan pola pikir kami?)</p>
<p>Gunawan adalah dominan otak kiri yang selalu merasionalkan segala hal dan saya adalah dominan otak kanan yang selalu mengikuti hati dan keindahan). &#8220;Apa pun boleh hilang. Asal jangan hilang harapan&#8221; (kata-kata ini saya kutip dari kartu nama seorang guru spiritual yang saya kagumi dan saya menambahkan) karena harapan membuat kita tetap hidup. www.nathaliainstitute.com</p>
<p>dari http://www.andriewongso.com/awartikel-1273-Artikel_Tetap-Jembatan_Harapan</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/jembatan-harapan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Demi Impian Anda, Jangan Pernah Berhenti</title>
		<link>http://pengharapan.com/demi-impian-anda-jangan-pernah-berhenti.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/demi-impian-anda-jangan-pernah-berhenti.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 00:42:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi, Inspirasi dan Pengharapan]]></category>
		<category><![CDATA[hambatan]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[pantang menyerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=1113</guid>
		<description><![CDATA[Zaman dahulu kala, hiduplah seorang ibu bersama seorang anak kesayangannya yang masih sekolah. Sang ibu sudah ditinggal oleh suaminya yang telah meninggal dunia terlebih dahulu. Untuk menopang keluarganya, sang ibu mencari nafkah dengan menerima jasa membuat lukisan.
Lukisan yang dibuatnya sungguh indah dan membuat orang kagum, sehingga banyak orang meminta dirinya untuk membuat lukisan. Hasil dari [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Zaman dahulu kala, hiduplah seorang ibu bersama seorang anak kesayangannya yang masih sekolah. Sang ibu sudah ditinggal oleh suaminya yang telah meninggal dunia terlebih dahulu. Untuk menopang keluarganya, sang ibu mencari nafkah dengan menerima jasa membuat lukisan.</p>
<p>Lukisan yang dibuatnya sungguh indah dan membuat orang kagum, sehingga banyak orang meminta dirinya untuk membuat lukisan. Hasil dari pembuatan lukisan tersebut cukup untuk menghidupi dirinya dan anaknya.</p>
<p>Sang anak pada mulanya sangat bersemangat dan rajin bersekolah. Namun, lama-kelamaan, kelakuannya mulai berubah. Sifatnya yang rajin mulai mengendur, tidak belajar saat ujian hampir tiba sehingga nilai sekolah kurang memuaskan. Dan yang paling berat adalah ia mulai sering bolos sekolah.<br />
<span id="more-1113"></span><br />
Sang ibu sudah diberitahu perihal kelakukan anaknya oleh pihak sekolah. Berkali-kali anak tersebut dinasihati, tetapi sifat buruknya tidak juga dibuang. Sampai suatu hari, anaknya mendapat surat peringatan terakhir. Jika anaknya terus-terusan membolos, maka ia akan dikeluarkan dari sekolah. Di sisi lain, nilainya yang anjlok kemungkinan besar bisa membuatnya gagal naik kelas.</p>
<p>Sang ibu menegur anaknya. Dan ketika kemarahannya mulai memuncak, sambil menangis, ia mencoret dan menyobek lukisan yang sudah hampir selesai. Lukisan yang telah dibuat berminggu-minggu dirusak begitu saja. Hati anaknya ikut teriris sebab ia tahu ibunya susah payah melukis untuk menyekolahkan dan menghidupi dirinya. Anaknya pun ikut menangis dan memeluk ibunya sambil meminta maaf.</p>
<p>&#8220;Ampun, Bu! Aku minta maaf, aku tidak akan jahat lagi. Aku tahu aku telah bersalah, tapi ibu jangan merusak lukisan yang sudah ibu lukis dengan susah payah,&#8221; ujar anaknya.</p>
<p>Ibunya pun berkata, &#8220;Tidak ada gunanya ibu melukis hanya untuk melihat dirimu seperti ini. Ibu membuat lukisan dengan harapan bisa menyekolahkanmu agar kelak kamu bisa menjadi orang yang berguna. Jika kamu dikeluarkan dari sekolah atau tinggal kelas, pengorbanan ibu akan menjadi sia-sia.&#8221;</p>
<p>Ibunya melanjutkan, &#8220;Lihat lukisan yang sudah rusak ini! Lukisan ini dibuat dari goresan demi goresan dan dibutuhkan ketekunan dan ketelitian untuk membuatnya menjadi indah. Karena itulah sebuah lukisan indah bisa bernilai tinggi. Karena ibu sudah mencoret dan merusaknya, maka lukisan ini sudah tidak bernilai lagi. Begitu juga dengan kamu. Apa yang sudah kamu pelajari di sekolah sampai sejauh ini sesungguhnya sangat berguna bagi masa depan kamu. Tetapi, sifat kamu yang buruk akan membuat semuanya menjadi tidak berguna dan bernasib sama seperti lukisan ini..&#8221;</p>
<p>Sambil berlinang air mata, anaknya sadar dan berjanji pada ibunya, &#8220;Aku menyesal dan tidak akan mengulangi lagi perbuatanku yang dulu. Aku berjanji tidak akan bolos lagi dan akan belajar dengan rajin agar kelak bisa membahagiakan ibu.&#8221;</p>
<p>Sejak saat itu, anaknya mulai berubah menjadi anak yang rajin, ulet, tidak bolos sekolah, dan menyayangi ibunya.</p>
<p>Pesan kepada pembaca:<br />
Bagi sebagian besar orang, memulai sesuatu untuk meraih impian mungkin tidak sulit. Yang membuatnya menjadi sulit adalah begitu banyak orang yang memutuskan untuk berhenti di tengah jalan. Banyak orang yang memutuskan untuk menyerah karena berbagai masalah.</p>
<p>Mungkin Anda juga pernah mengalami hal seperti ini. Anda memiliki impian yang sangat ingin Anda raih. Semangat Anda begitu berkobar. Tekad Anda begitu besar untuk menjadi seperti yang Anda inginkan. Anda mulai mengambil tindakan. Tetapi seiring berjalannya waktu, semangat Anda mulai kendur. Hambatan demi hambatan membuat Anda putus asa dan menyerah. Akhirnya, impian Anda terkubur dalam-dalam dan mulai dilupakan. Impian yang begitu indah akhirnya ternoda dan rusak.</p>
<p>Sesungguhnya semua orang, termasuk Anda, bisa meraih impian jika Anda tidak pernah mau menyerah. Jika Anda terus berjalan, maka Anda akan tiba di tempat yang Anda impikan. Tidak peduli berapa banyak hambatan, rintangan, masalah atau kegagalan yang berusaha menghentikan Anda, jika Anda memutuskan untuk tidak berhenti, maka tidak akan ada yang bisa menghentikan langkah Anda untuk mencapai impian.</p>
<p>Bukankah musuh yang paling ditakuti adalah musuh yang tidak pernah mau menyerah? Berhenti dan menyerah bukanlah pilihan yang dibuat oleh seorang juara. Seorang juara tidak akan pernah menjadi juara jika ia memutuskan untuk berhenti. Seorang juara juga pernah jatuh, tetapi ia dikenang bukan karena ia pernah jatuh, melainkan karena memilih untuk tidak menyerah, bangkit dan akhirnya berhasil mencapai impian-impiannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumberhttp://www.andriewongso.com/artikel/artikel_tetap3767/Jangan_Pernah_Berhenti/</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/demi-impian-anda-jangan-pernah-berhenti.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Disiplin Diri</title>
		<link>http://pengharapan.com/disiplin-diri.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/disiplin-diri.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Feb 2011 01:11:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi, Inspirasi dan Pengharapan]]></category>
		<category><![CDATA[cara]]></category>
		<category><![CDATA[disiplin]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan]]></category>
		<category><![CDATA[kelemahan]]></category>
		<category><![CDATA[memutuskan]]></category>
		<category><![CDATA[mengubah]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=1009</guid>
		<description><![CDATA[Disiplin diri adalah sebuah cara untuk membuat impian anda menjadi kenyataan. Disiplin diri juga adalah cara untuk mengubah kelemahan anda menjadi kekuatan. Tanpa disiplin, sekalipun anda tahu apa yang anda inginkan &#8211; anda tidak bisa mencapainya. Tanpa disiplin, sekalipun anda tahu apa yang TIDAK anda inginkan, anda tidak mampu menghindarinya.

Disiplin diri adalah penting dalam mengisi [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Disiplin diri adalah sebuah cara untuk membuat impian anda menjadi kenyataan. Disiplin diri juga adalah cara untuk mengubah kelemahan anda menjadi kekuatan. Tanpa disiplin, sekalipun anda tahu apa yang anda inginkan &#8211; anda tidak bisa mencapainya. Tanpa disiplin, sekalipun anda tahu apa yang <strong>TIDAK</strong> anda inginkan, anda tidak mampu menghindarinya.<br />
<span id="more-1009"></span><br />
Disiplin diri adalah penting dalam mengisi hidup. Memang diperlukan usaha, kemauan, dan juga pengorbanan &#8211; tapi ingat semua itu bukan hukuman. Melainkan jembatan bagi anda untuk mencapai kemungkinan tertinggi dan terbaik.</p>
<p>Bagaimana membuat diri kita disiplin? Anda sudah memiliki segala yang diperlukan. Tidak lebih dari mengendalikan tindakan anda sendiri, dan anda sudah belajar ini sejak kecil. Untuk mendisiplinkan diri, kita harus <strong>MEMUTUSKAN</strong> untuk melakukan hal itu. Disiplin diri bisa anda miliki dan gunakan saat anda siap untuk menghidupkan impian anda.</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/disiplin-diri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jembatan Menuju Impian</title>
		<link>http://pengharapan.com/jembatan-menuju-impian.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/jembatan-menuju-impian.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Nov 2010 01:20:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi, Inspirasi dan Pengharapan]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[mudah]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=817</guid>
		<description><![CDATA[Coba bayangkan saat Anda berdiri di pinggir suatu sungai yang besar, yang tidak mungkin Anda melaluinya dengan cara meloncat, apalagi melangkah. Sementara Anda sangat memerlukan atau menginginkan untuk dapat melaluinya. Bagaimana perasaan Anda saat menemukan sebuah jembatan yang menghubungkan kedua tepi sungai itu?
Saat Anda menginginkan sesuatu yang agak sulit untuk dicapai, maka Anda perlu sebuah [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Coba bayangkan saat Anda berdiri di pinggir suatu sungai yang besar, yang tidak mungkin Anda melaluinya dengan cara meloncat, apalagi melangkah. Sementara Anda sangat memerlukan atau menginginkan untuk dapat melaluinya. Bagaimana perasaan Anda saat menemukan sebuah jembatan yang menghubungkan kedua tepi sungai itu?<br />
Saat Anda menginginkan sesuatu yang agak sulit untuk dicapai, maka Anda perlu sebuah jembatan yang menuju kepada apa yang Anda inginkan. Keinginan Anda, insya Allah, akan jauh nampak lebih mudah jika sudah terbentang jembatan yang menghubungkan antara Anda pada kondisi sekarang dengan kondisi Anda setelah mencapai mimpi Anda tersebut.<br />
Jembatan itulah yang disebut dengan rencana. Rencana yang akan mengubah Anda, bukan kebetulan. Tanpa direncanakan Anda tidak akan berubah. Dalam kehidupan nyata yang saya jumpai, sering orang mengatakan belum siap, atau tidak bisa melakukan atau meraih sesuatu. Ketidaksiapan atau ketidakmampuan tidak akan berubah kecuali kita merencanakan untuk mengubahnya menjadi kesiapan atau kemampuan.<span id="more-817"></span></p>
<p>“Change should be a friend. It should happen by plan, not by accident.”<br />
Philip Crosby (”Reflections on Quality”)</p>
<p>Putuskan apa yang Anda inginkan, kemudian tulislah sebuah rencana, maka Anda akan<br />
menemukan kehidupan yang lebih mudah dibanding dengan sebelumnya, kenapa?<br />
·    Rencana adalah pijakan Anda melangkah, bagaimana bisa melangkah jika tidak ada pijakan?<br />
·    Rencana memberikan arah langkah Anda.<br />
·    Rencana memudahkan Anda untuk fokus, dimana fokus akan memberikan hasil yang optimal.<br />
·    Rencana akan membantu Anda mengoptimalkan waktu.<br />
·    Rencana akan menunjukan apakah tujuan Anda bisa dicapai atau tidak<br />
·    Rencana akan mengontrol Anda, sehingga Anda tetap di jalur yang mengarah menuju impian Anda.<br />
·    Rencana membuat kita berfikir lebih sistematis<br />
Kini saatnya bagi Anda untuk membuat sebuah rencana jika Anda ingin sukses seperti apa yang dikatakan petenis tenar Andre Agassi,<br />
“Success comes to those who plan their work and then work their plan!”</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/jembatan-menuju-impian.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reach Your Dream</title>
		<link>http://pengharapan.com/reach-your-dream.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/reach-your-dream.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Oct 2010 01:37:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi, Inspirasi dan Pengharapan]]></category>
		<category><![CDATA[berbeda]]></category>
		<category><![CDATA[berkorban]]></category>
		<category><![CDATA[Charles Darrow]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[Esther]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[hambatan]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[kenyataan]]></category>
		<category><![CDATA[ketrampilan]]></category>
		<category><![CDATA[langkah]]></category>
		<category><![CDATA[masalah]]></category>
		<category><![CDATA[menciptakan]]></category>
		<category><![CDATA[merancang]]></category>
		<category><![CDATA[mewujudkan]]></category>
		<category><![CDATA[monopoli]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[target]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=633</guid>
		<description><![CDATA[Seorang pemuda berusia dua puluh tahunan bermimpi suatu hari nanti ia menjadi seorang jutawan. Ia sepenuhnya sadar bahwa impian adalah sesuatu yang mampu membangkitkan motivasi dan memberikan arah bagi kehidupan setiap insan. Impian ini kemudian disampaikannya kepada sang kekasih. Beberapa waktu kemudian mereka menikah.
Sayangnya tidak lama kemudian terjadi krisis ekonomi yang parah. Masa depresi besar [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang pemuda berusia dua puluh tahunan bermimpi suatu hari nanti ia menjadi seorang jutawan. Ia sepenuhnya sadar bahwa impian adalah sesuatu yang mampu membangkitkan motivasi dan memberikan arah bagi kehidupan setiap insan. Impian ini kemudian disampaikannya kepada sang kekasih. Beberapa waktu kemudian mereka menikah.</p>
<p>Sayangnya tidak lama kemudian terjadi krisis ekonomi yang parah. Masa depresi besar tiba! Pasangan ini kemudian mengalami berbagai peristiwa menyedihkan dalam kehidupan mereka. Mulai dari kehilangan pekerjaan dan mobil, rumah yang digadaikan hingga tabungan yang kian menipis dari hari ke hari. Sang pemuda ini mengalami frustrasi luar biasa. Ia kerap duduk termenung seorang diri. Ia bahkan menyarankan agar istrinya meninggalkan dia. Ia merasa tidak mampu lagi menjadi suami yang baik. Ia merasa telah gagal dalam hidupnya.</p>
<p>Siapa menduga sang istri justru tidak kehilangan harapannya sedikit pun? Sang istri yang penuh kasih sayang ini selalu dekat dan menguatkannya. Dengan tidak bosan-bosannya ia meyakinkan sang suami bahwa impian untuk menjadi jutawan itu belum mati dan mereka pasti bisa mencapainya bersama-sama suatu hari kelak. “Suamiku, kita harus tetap melakukan sesuatu agar impian kita itu tetap hidup,” katanya berulang kali kepada sang suami. “Tetap hidup?” jawab sang suami, “Impian kita telah mati! Kita telah gagal!”<span id="more-633"></span></p>
<p>Sang istri tetap tidak mau percaya bahwa impian itu telah mati. Ia bahkan sama sekali tidak bersedia untuk mengubur impian tersebut! Untuk tetap menjaga kehidupan impian tersebut ia mengajak sang suami untuk merancang apa yang akan mereka lakukan jika suatu saat nanti mereka menjadi jutawan. Keduanya lalu mulai melakukan hal ini setiap kali selesai makan malam.</p>
<p>Waktu terus berlalu dan mereka masih saja melakukan kegiatan yang sama hingga suatu hari sang suami mendapatkan sebuah ide brilian: menciptakan permainan uang. Yakni barang-barang apa saja yang akan dibeli jika seseorang memiliki “uang”, misalnya tanah, rumah, gedung, dsb. Gagasan ini terus mereka matangkan. Mereka menambahkan papan permainan, dadu, kartu, rumah-rumah kecil, hotel-hotel kecil, dsb. Bisakah Anda menebak permainan apakah ini? Ya, tepat! Permainan itu bernama monopoli. Ya, begitulah cerita bagaimana Charles Darrow dan istrinya, Esther menciptakan permainan tersebut. Permainan ini kemudian dijual kepada seorang pengusaha dengan harga satu juta dolar dan impian jadi jutawan pun terwujud!</p>
<p>Cerita ini sungguh menggugah hati saya. Betapa tidak, dalam hidup ini tidak banyak orang yang bisa dengan teguh memegang impian mereka. Terkadang impian itu menjadi “layu sebelum berkembang”. Kasihan sekali! Banyak orang yang tahu bahwa impian kerap menjadi awal perjuangan untuk mewujudkan hari esok yang lebih baik namun sayangnya banyak juga yang belum berani bermimpi. Padahal bermimpi itu gratis. Bermimpi itu hak setiap manusia. Lagipula, bermimpi bukanlah tindakan kriminal.</p>
<p>Ada juga kelompok orang yang berani bermimpi namun enggan berkorban untuk mewujudkan impiannya tersebut. Dalam berbagai seminar atau training saya sering mengatakan, “Jika Anda tidak bersedia berkorban maka lupakan saja impian Anda. Semakin besar impian Anda maka semakin besar pula pengorbanan yang harus Anda lakukan.”</p>
<p>Pertanyaannya sekarang, bagaimana caranya agar impian kita dapat menjadi kenyataan? Berdasarkan pengalaman pribadi dan dari apa yang saya pelajari ada sejumlah tahap penting yang diperlukan agar sebuah impian dapat menjadi kenyataan. Pertama, perjelas impian Anda. Buatlah impian Anda menjadi sebuah target dan tuliskan. Anda harus bisa membayangkan dalam pikiran Anda impian Anda tersebut.</p>
<p>Orang sering mengatakan jadikan target Anda itu memiliki unsur <strong>S.M.A.R.T.</strong> S=specific (buatlah sespesifik mungkin), M=measurable (dapat diukur atau ada angkanya. Misalnya pengen punya uang berapa rupiah atau mobil dengan harga berapa), A=achievable (dapat diraih. Buktinya sudah ada orang yang meraihnya saat ini), R=realistic (realistis, artinya sesuai dengan sumber daya yang saat ini Anda miliki atau masih dalam kendali Anda, bukan orang lain) dan T=time bound (ada batas waktunya, artinya kapan Anda ingin itu terwujud).</p>
<p>Kedua, coba tuliskan manfaat yang bisa didapatkan jika impian itu terwujud. Sebaiknya manfaat itu bukan hanya bagi diri Anda sendiri melainkan juga bagi orang yang paling Anda cintai, orang-orang di sekitar Anda dan sesama lainnya. Semakin besar manfaat yang bisa Anda peroleh maka Anda akan semakin bersemangat dalam menggapainya. Apalagi jika kita sadar nama Tuhan akan semakin dimuliakan jika impian itu terwujud.</p>
<p>Ketiga, doakan impian Anda tersebut. Mintalah bantuan Tuhan sebab bagaimana pun kerasnya kita bekerja akan sia-sia jika Sang Sumber Segala Rahmat tidak memberkatinya. Terkadang impian kita tidak kunjung terwujud karena bertentangan dengan kehendak-Nya atau memang belum waktunya. Untuk itu, usahakan Anda meluangkan waktu yang cukup sehingga dapat berkomunikasi dengan-Nya mengenai impian Anda ini.</p>
<p>Keempat, identifikasi semua masalah atau hambatan yang kiranya akan Anda hadapi dalam rangka mewujudkan impian tersebut. Kelima, identifikasi orang, kelompok orang atau organisasi yang kiranya dapat membantu Anda mewujudkan impian tersebut. Barangkali Anda akan mendapatkan ada orang, kelompok atau organisasi yang dapat bersinergi dengan Anda bahkan bisa jadi mereka memiliki impian yang sama sehingga Anda bisa bekerja sama dengan mereka.</p>
<p>Keenam, identifikasi pengetahuan dan ketrampilan apa saja yang sangat Anda perlukan dalam upaya untuk meraih impian tersebut. Barangkali Anda harus membaca buku-buku tertentu, mengikuti kursus, seminar atau training. Jangan ragu untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Les Brown pernah berkata, “To achieve something you have never achieved before, you must become someone you have never been before.” Ya, untuk mencapai sesuatu yang belum pernah Anda capai Anda harus menjadi orang yang berbeda dari sebelumnya.</p>
<p>Ketujuh, buatlah plan of action yakni langkah-langkah yang akan Anda tempuh. Kedelapan: action. Tanpa action, Anda hanya akan menjadi anggota organisasi terlarang bagi orang-orang yang ingin sukses yakni NADO (no action dream only). Kesembilan, jaga sikap mental Anda. Tetaplah berpikir positif dan beranilah bangkit dari kegagalan. Ingatlah bahwa sikap positif akan menarik sukses semakin dekat kepada diri Anda! Kesepuluh, evaluasi secara kontinyu langkah Anda. Sekiranya diperlukan perubahan, jangan ragu untuk melakukannya. Jangan kaku! Bersikaplah fleksibel dalam soal cara atau metode.</p>
<p>Perkenankanlah saya menutup jumpa kita kali ini dengan sebuah nasihat yang sangat berharga dari Dr. Benjamin Mays, “Perlu sekali menumbuhkan dalam pikiran kita pendapat bahwa berbagai tragedi dalam kehidupan tidak boleh menjadi alasan tidak tercapainya impian kita. Tragedi apapun jangan sampai menjadi alasan impian kita tidak tercapai. Mati dengan impian yang tidak tercapai bukanlah suatu bencana, namun tidak mempunyai impian sama sekali adalah sebuah malapetaka. Tidak bisa menggapai bintang bukanlah sesuatu yang memalukan namun tidak mempunyai keinginan menggapai bintang sangatlah memalukan. Kegagalan itu biasa tapi tidak punya kemauan itu kekeliruan besar!”</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/reach-your-dream.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Botol Acar</title>
		<link>http://pengharapan.com/botol-acar.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/botol-acar.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 08:52:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi, Inspirasi dan Pengharapan]]></category>
		<category><![CDATA[botol acar]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[keteguhan]]></category>
		<category><![CDATA[keyakinan]]></category>
		<category><![CDATA[pengharapan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=429</guid>
		<description><![CDATA[Sejauh yang aku ingat, botol acar terletak di lantai bersebelahan dengan lemari pakaian di kamar tidur orang tuaku. Apabila ayah hendak tidur, beliau akan mengosongkan isi kantongnya dan menjatuhkan semua uang recehnya ke dalam botol itu. Ketika koin-koin itu jatuh ke dalam botol yang masih kosong, mereka akan berbunyi sangat nyaring. Kemudian bunyinya perlahan akan [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejauh yang aku ingat, botol acar terletak di lantai bersebelahan dengan lemari pakaian di kamar tidur orang tuaku. Apabila ayah hendak tidur, beliau akan mengosongkan isi kantongnya dan menjatuhkan semua uang recehnya ke dalam botol itu. Ketika koin-koin itu jatuh ke dalam botol yang masih kosong, mereka akan berbunyi sangat nyaring. Kemudian bunyinya perlahan akan melemah ketika botol telah terisi. Aku selalu jongkong di lantai di depan botol acar itu dan mengagumi bulatan tembaga dan perak yang berkilauan ketika matahari masuk melalui jendela seperti sebuah harta karun. Pada saat botol itu sudah terisi penuh, ayah akan duduk di meja dapur dan memutar koin-koin itu sebelum dibawa ke bank. Membawa koin ke bank selalu merupakan pekerjaan besar. Tertumpuk rapi di sebuah kotak kecil, uang-uang itu diletakkan diantara kursi ayah dan kursiku di truk tuanya.<br />
<span id="more-429"></span>Setiap saat selama kami menuju ke bank, ayah akan memandang penuh harap kepadaku.<br />
&#8220;Koin-koin itu akan membawamu jauh dari pabrik textile ini, Nak. Kamu akan lebih baik dari pada aku. Kota dengan pabrik tua ini tidak akan bisa menahanmu.&#8221;</p>
<p>Dan juga, setiap saat ketika dia membawa kotak yang berisi uang logam tersebut melewati counter menuju teller, dia akan tersenyum dengan bangga.<br />
&#8220;Ini adalah uang untuk biaya sekolah anakku. Dia tidak akan mengabdikan hidupnya di pabrik ini seperti aku.&#8221;</p>
<p>Kamipun selalu merayakan setiap tabungan dengan membeli es krim. Aku selalu membeli rasa coklat dan ayah selalu rasa vanilla. Ketika kasir di tempat es krim memberi kembalian kepada papa, dia akan menunjukkan kepadaku koin-koin yang ada di telapak tangannya.</p>
<p>&#8220;Begitu kita tiba di rumah, kita akan mulai mengisi botol lagi.&#8221;<br />
Dia selalu membiarkanku menjatuhkan koin pertama kedalam botol yang kosong. Pada saat koin-koin itu bergemerincingan dengan gembiranya di botol, kamipun saling tersenyum.</p>
<p>&#8220;Kamu akan kuliah dari setiap 1 sen, 5 sen, 10 sen dan 25 sen ini&#8221;, katanya. &#8220;Tapi kamu pasti berkuliah. Saya dapat melihatnya.&#8221;</p>
<p>Tahun-tahun berganti dan aku menyelesaikan kuliah kemudian bekerja di kota lain. Suatu kali, ketika mengunjungi orang tuaku, aku memakai telepon yang ada di kamar mereka dan memperhatikan bahwa botol acar itu sudah tidak ada lagi. Botol itu sudah berubah fungsi ke fungsi dasarnya dan telah dipindahkan. Perasaanku tersumbat pada tenggorokanku pada saat aku melihat tempat kosong di sebelah lemari pakaian, tempat dimana botol acar itu selalu berada. Ayah adalah seorang yang sangat jarang bicara dan tidak pernah mengajariku mengenai harga kebulatan tekad, ketekunan dan keyakinan. Dengan botol acar inilah dia menunjukkan perbuatan-perbuatan baiknya itu, ini lebih berharga dibandingkan kata-kata yang muluk-muluk.</p>
<p>Ketika aku menikah, aku menceritakan kepada isteriku mengenai botol acar yang tidak berharga yang mempunyai peranan penting saat aku masih muda. Dalam pikiranku, itu membuktikan lebih dari apapun betapa ayah sangat mencintaiku. Tidak peduli bagaimana beratnya keadaan di rumah,ayah terus menetapkan hati untuk menjatuhkan koin ke dalam botol. Bahkan ketika ayah dipecat dari pabrik dan ibu hanya menyajikan biji-bijian yang dikeringkan beberapa hari dalam seminggu, tidak pernah sesen pun diambil dari botol. Sebaliknya, saat ayah memandangiku diseberang meja, dia menjadi semakin meyakinkan dirinya untuk menemukan jalan keluar bagiku.</p>
<p>&#8220;Ketika kamu sudah lulus kuliah Nak,&#8221; dia berkata padaku dengan mata yang berkaca-kaca, &#8220;Kamu tidak akan pernah makan biji-bijian lagi.. kecuali kalau kamu memang menginginkannya&#8221;.</p>
<p>Natal pertama setelah anak kami, Jessica lahir, kami menghabiskan liburan bersama orang tuaku. Setelah makan malam, ayah dan ibu duduk berdampingan di sofa, mengemong cucu pertama mereka. Jessica mulai merengek pelan dan Susan mengambilnya dari tangan ayah.</p>
<p>&#8220;Mungkin popoknya harus diganti.&#8221; katanya, menggendong Jessica ke kamar orangtuaku untuk mengganti popok. Ketika Susan kembali ke ruang keluarga, ada pandangan aneh di matanya. Dia memberikan Jessica kembali kepada ayah sebelum menarik tanganku dan membawaku ke kamar.</p>
<p>&#8220;Lihat&#8221;, dia berkata lirih, matanya menuntunku melihat ke lantai di sebelah lemari pakaian.<br />
Sangat menakjubkan, disana, seperti tidak pernah dipindahkan, berdiri botol acar tua, di dasarnya sudah dipenuhi dengan koin-koin. Aku mendekati botol acar tersebut, merogoh isi kantongku dan menarik segenggam penuh koin. Dengan penuh perasaan, kujatuhkan koin-koin itu kedalam botol acar. Aku mengangkat pandangan dan melihat ayah menggendong Jessica masuk perlahan ke dalam kamar. Kami beradu pandangan, dan aku tahu dia merasakan perasaan yang sama denganku. Tidak ada satupun dari kami yang mampu bicara.</p>
<p>Ini sangat menyentuh hatiku&#8230; Aku tahu ini juga menyentuh hatimu. Terkadang kita terlalu sibuk menambah daftar penderitaan kita sehingga lupa menghitung berkat-berkat kita. Penderitaan selalu membawa kita melihat ke belakang. Kekhawatiran mengintai di sekeliling kita. Iman selalu membawa kita kepada <strong>PENGHARAPAN.</strong></p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/botol-acar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Walt Disney</title>
		<link>http://pengharapan.com/walt-disney.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/walt-disney.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 04:09:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[kerja keras]]></category>
		<category><![CDATA[Walter Elias Disney]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=174</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Ratusan karya besar ini sebenarnya diilhami oleh satu gagasan kecil. Hanya saja saya tidak berpangku tangan akan gagasan itu, tapi saya mewujudkannya, karena gagasan se-brilian apapun takkan berarti bila tidak diwujudkan. Sebaliknya, sesederhana apa pun ide itu, akan besar bila diwujudkan&#8221;
The Story of Walt Disney
Setelah mengalami kebangkrutan dan jadi pengangguran selama berbulan-bulan akhirnya ia mendapat [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste">&#8220;Ratusan karya besar ini sebenarnya diilhami oleh satu gagasan kecil. Hanya saja saya tidak berpangku tangan akan gagasan itu, tapi saya mewujudkannya, karena gagasan se-brilian apapun takkan berarti bila tidak diwujudkan. Sebaliknya, sesederhana apa pun ide itu, akan besar bila diwujudkan&#8221;</div>
<div>The Story of Walt Disney</div>
<div id="_mcePaste">Setelah mengalami kebangkrutan dan jadi pengangguran selama berbulan-bulan akhirnya ia mendapat order untuk membuat film animasi untuk anak-anak yang bercerita tentang pentingnya menyikat gigi. Meskipun nilai kontraknya tak terlalu besar namun Walt mengerjakan film ini dengan sungguh2 &amp; penuh konsentrasi. Hasilnya produk ini sangat memuaskan pihak konsumen yang berjanji akan memberinya order tambahan. Namun janji itu tak pernah terwujud, karena sesudah order pertama itu, Walt kembali menganggur. &#8220;Selama menganggur itu saya banyak merenung. Banyak orang senang akan karya saya, tapi mengapa kehidupan saya mengenaskan ?&#8221; tanya Walt dalam hati. Terus terang, saya tak dapat menerima kenyataan ini. Sesuai dengan bakat dan karya saya, seharusnya saya bisa kaya dgn hasil karya saya.&#8221; imbuhnya. Renungan iniah yang membuatnya nekat untuk pergi ke-Hollywood tanpa bekal apa pun kecuali talentanya. Ia nekat berjuang untuk menjadi orang sukses di-Hollywood.</div>
<div id="_mcePaste"><span id="more-174"></span></div>
<div>Setibanya di-Hollywood ia menetap dirumah kakaknya Ray dan mulai mengunjungi berbagai studio film utk mencari pekerjaan. &#8220;Setiap hari saya berkeliling menawarkan jasa saya. Saya tawarkan film2 hasil garapan saya, namun tak seorangpun berminat bahkan melirikpun tidak, masa2 itu adalah masa2 yang pahit. Diusir, dihina, direndahkan, didiamkan, tak dianggap, dsb adalah hal-hal yang harus saya hadapi setiap hari&#8221; kenangnya. &#8220;Tapi itulah perjuangan.&#8221; ujar Walt mengenang masa2 sulitnya. &#8220;Setiap orang harus berjuang untuk mewujudkan cita2nya. Hadapilah kesulitan itu, sekeras apapun bentuknya. Setiap orang harus terjun total &amp; rela berkorban demi kesuksesannya&#8221;</div>
<div>Kebangkrutan mengajarkan Walt utk tak bergantung pd orang lain. Ia yakin bisa hidup dari bakatnya. Maka ia berhenti menjajakan film2nya dan mulai menggambar komik yg dijualnya asongan keliling dipinggir2 jalan. Itu yg dilakukannya utk bertahan hidup. Suatu hari ada seorang pemilik bioskop sdg jalan2 diemperan sebuah toko tempat Walt menjajakan komik2nya, lalu membeli komik Walt &amp; sangat mengaguminya. Bahkan ia memesan rangkaian cerita Alice in Wonderland yg kebetulan pernah digarap nya di-Kansas City Film sebelumnya.</div>
<div>Walt sangat gembira &amp; bekerja keras menyelesaikan order ini. Si-pemesan sangat puas dgn karyanya &amp; memberinya 150 US. Jumlah yg cukup besar dimasa itu. Berbekal uang itu ia meminang istrinya Lilian Bounds.</div>
<div id="_mcePaste">Sesudah menyelesaikan order itu, keuangan Walt sedikit membaik, dan ia mulai terinspirasi tanah pertanian paman Ed &amp; teringat tikus2 ladang yang cerdik &amp; lincah. Dalam lima menit ia sudah mencipta gambar satu tikus cerdik. Istrinya, Lilian melihatnya &amp; ter senyum &#8220;Namai saja tikus itu, Mickey.&#8221;</div>
<div>Awalnya tak seorang produserpun mau me nerima &#8220;Mickey&#8221;. Untuk apa mengeluarkan uang untuk keluarga tikus ? Tapi mereka keliru, karena Mickey inilah yg suatu hari menjadi salah satu maha karya terhebat di dunia &amp; jadi bintang Hollywood paling top yg menghasilkan ber-milyar2 US Dollar.</div>
<div id="_mcePaste">Walt terus bergerak memproduksi Mickey &amp; animasi2 lain seperti film Bambi, Silly Sim phony (kartun berwarnanya yang pertama) Snow white (karyanya g monumental), Goofy, Donald Duck, Pluto, ClaraBell, dll. Usahanya terus berkembang. Ia merekrut asisten2 baru berbakat yg menghasilkan film lebih cepat. Dengan tekad membara ia membangun studio film modern di Burbank, California, yg mempekerjakan 1500 orang. Impian Walt Disney tak terbendung lagi. Meski beberapa tahun kemudian terjadi Perang Dunia II dan situasinya kembali sulit, tapi Walt sudah belejar dari kesalahan &amp; bisa berkelit dari situasi sulit. Karena sepi order, la terpaksa menerima order poster &amp; film2 dokumenter pesanan Departemen per tahanan serta order2 kecil lainnya, namun ia nekat terus menerbitkan film2 animasinya maka lahirlah film2 seperti Peter Pan, Cinderella, Bambi series, dsb. Bahkan pada tahun 1950 meski Amerika sedang dilanda resesi Walt nekat mendirikan pusat hiburan leng kap Disneyland di Anaheim, California.</div>
<div>Para bankir yg selama ini mendanai bisnis Walt mulai kuatir bahkan menganggapnya Gila km membangun Disneyland ditengah masa resesi. Namun Walt pantang mundur, ia terus maju, memproduksi, memasarkan, membangun, mencipta, berkreasi tanpa henti. Tepat pada tahun 1985, Disneyland merayakan penyambutan kedatangan pengunjungnya yang ke-250 juta, bahkan di-tahun 2000 lalu, Disney mengklaim telah dikunjungi oleh 500 juta atau 1/2 Milyar manusia. Satu prestasi luar biasa hasil kerja keras, semangat pantang menyerah dan kegigihan Walt Disney menerjang kesulitan hidup. Penghasilan Disney saat ini mencapai 50 Milyar US per-tahun diluar pendapatan dari waralaba barang2 menchandize berlabel Disney dan cabang Disneyland negara lain seperti Disneyland Paris, Tokyo dan seben tar lagi HongKong, yang mampu memberi tambahan penghasilan bagi Disney hingga 30 &#8211; 40 Milyar US. Luar Biasa Besar !!!</div>
<div>Ketika Walter Elias Disney meninggal tahun 1966, dunia kehilangan animator terhebat didunia yg penuh fantasi &amp; inspirasi, yang sangat mempercayai gagasan2nya dan bekeja keras meraih cita2 yang disukainya. Diakhir hidupnya, ia telah menerima 900 tanda penghargaan, 32 Oscar, 5 gelar Dok tor HC dan 5 Emmy Award serta tercatat sebagai salah satu orang terkaya didunia.</div>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/walt-disney.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Terbesar</title>
		<link>http://pengharapan.com/rahasia-terbesar.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/rahasia-terbesar.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 09:42:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi, Inspirasi dan Pengharapan]]></category>
		<category><![CDATA[energi]]></category>
		<category><![CDATA[hasil]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia]]></category>
		<category><![CDATA[terbesar]]></category>
		<category><![CDATA[tindakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Baru beberapa hari yang lalu kami memperoleh &#8216;bocoran&#8217; tentang Rahasia Terbesar ini. Rahasia yang sudah ada sejak manusia ada dan terus berlanjut sampai sekarang, sayangnya tidak banyak orang yang mengetahui dan menyadari Rahasia ini sehingga banyak orang yang masih berkutat dalam kesusahan selama hidupnya. Setelah tahu Rahasia ini, terjawablah semua pertanyaan yang selama ini menjadi [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste">Baru beberapa hari yang lalu kami memperoleh &#8216;bocoran&#8217; tentang Rahasia Terbesar ini. Rahasia yang sudah ada sejak manusia ada dan terus berlanjut sampai sekarang, sayangnya tidak banyak orang yang mengetahui dan menyadari Rahasia ini sehingga banyak orang yang masih berkutat dalam kesusahan selama hidupnya. Setelah tahu Rahasia ini, terjawablah semua pertanyaan yang selama ini menjadi &#8216;misteri/keajaiban&#8217; alam dan interaksi manusia. Kami ingin anda semua tahu dan menyadari Rahasia ini dan berharap anda bisa memanfaatkannya untuk menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih sukses dari pada kehidupan anda saat ini. Biarlah orang yang miskin menjadi kaya, dan orang yang kaya menjadi makin kaya dan membantu yang masih miskin. Hidup harus saling tolong-menolong, kan?</div>
<div id="_mcePaste"><span id="more-114"></span></div>
<div></div>
<div>Pernahkah anda mendengar nama-nama seperti Plato, Galileo, Newton, Beethoven, Thomas Alfa Edison, Andrew Carnegie, Shakespeare, Albert Einstein, Henry Ford, Michael Angelo, Rockefeller? Cendekiawan pada zaman Babilonia dan orang2 Hebat lainnya? Mereka adalah orang2 yang sudah mengetahui Rahasia Terbesar ini, menyadari dan <strong>MEMPRAKTEKKANNYA</strong> dalam hidup mereka. Mereka adalah contoh orang2 <strong>HEBAT</strong> dan <strong>SUKSES</strong>. Bagaimana caranya agar kita juga bisa <strong>HEBAT</strong> dan <strong>SUKSES</strong> seperti mereka?</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Dari pelajaran di sekolah, kita tahu bahwa semua benda dan materi di alam ini mempunyai <strong>ENERGI</strong>. Baik benda hidup maupun benda mati, semuanya mempunyai <strong>ENERGI</strong>. Nah, <strong>ENERGI INI TIDAK BISA HILANG, MELAINKAN HANYA BERUBAH BENTUK DARI BENTUK ENERGI YANG SATU KE BENTUK</strong> <strong>ENERGI YANG LAIN &#8211;&gt; INI KUNCINYA !!!</strong></div>
<div></div>
<div>Harap ingat baik2 Rahasia Terbesar ini, manfaatkan dalam kehidupan anda, dijamin kehidupan anda akan berubah.</div>
<div>Contoh: Kita makan nasi, maka energi nasi akan berubah menjadi energi gerak, energi panas dan sebagainya. Kalau kita melakukan gerakan melempar bola, maka energi gerak otot kita berpindah ke bola yang kita lempar itu, dan kalau bola itu menyentuh tembok, maka tembok akan mendapat energi dari bola, sisa energi bola akan menyebabkan bola itu menggelinding ke tanah, menghasilkan energi gesekan, dan akhirnya setelah semua energi berpindah ke tanah, maka berhentilah bola itu menggelinding. Cukup jelas bukan,<strong> energi hanya berpindah, tapi tidak hilang</strong>. Masuk Akal?</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Setelah memahami prinsip dasar diatas, maka kita bisa menerapkannya dalam hidup kita untuk mencapai sukses yang kita inginkan. Penting sekali anda pahami bahwa <strong>PIKIRAN OTAK KITA JUGA MERUPAKAN ENERGI</strong>.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Jadi apa yang kita pikirkan, impikan maupun kita bayangkan dengan kuat, akan menghasilkan gelombang2 tertentu ke sekeliling kita (udara). Kekuatan gelombang ini tentunya akan berbanding lurus dengan keinginan kita, kalau keinginan kita lemah, tentunya gelombang energinya juga lemah, sedangkan kalau keinginan kita kuat, maka gelombang energinya ini juga akan kuat.</div>
<div>Gelombang ini bisa bersinergi dengan gelombang lainnya yang sejenis dan pada saat yang tepat akan menghasilkan gelombang energi yang lebih dahsyat. Sewaktu kecil dulu, pernahkah anda membayangkan/memimpikan mainan tertentu yang belum anda miliki? Dan tiba2 pada suatu hari orang tua anda membelikan mainan yang anda inginkan tersebut, walaupun anda tidak pernah mengatakannya kepada orang tua anda? Ternyata secara bawah sadar, otak anda mengirimkan <strong>&#8216;PESAN&#8217;</strong> / gelombang energi ke sekitar anda bahwa anda menginginkan mainan tersebut, dan gelombang energi tersebut <strong>&#8216;DITANGKAP&#8217;</strong> oleh gelombang energi orang tua anda yang mungkin saat itu sedang berpikir &#8216;Enaknya ngasih kado apa ya?&#8217; Jadi gelombang energi yang tidak terlihat tersebut bisa saling bersinergi dan saling menjawab.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Anda pernah berdoa memohon sesuatu kepada Tuhan dengan sungguh2? Dan doa tersebut dijawab Tuhan tepat pada waktunya? Kami sering mengalaminya. Ternyata saat kita berdoa, energi otak/pikiran kita akan berubah menjadi gelombang energi yang akan menyebar di sekeliling kita, dan gelombang energi ini akan mencari-cari gelombang energi lain yang cocok untuknya bersinergi. Anda pernah dengar cerita seorang yang sangat miskin dan seharian belum makan, tapi secara ajaib orang itu diberi makanan oleh tetangganya yang kaya setelah ia berdoa dengan sungguh2? Mungkin si tetangga yang kaya saat itu sedang berpikir akan dikemanakan kelebihan makanan ini? Dan secara ajaib gelombang energi itu bertemu dengan gelombang energi si orang miskin tersebut. Akan banyak sekali kisah2 ajaib yang sulit diterima akal, namun sekarang sudah terjawab setelah anda mengetahui Rahasia ini.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Jadi kita bisa mencapai apa yang kita inginkan, hanya dengan memimpikannya dengan kuat? Jawabnya: <strong>YA</strong>, asalkan ada gelombang energi lain yang &#8216;menjawab&#8217;/bersinergi dengan yang anda impikan tersebut. Nah, ini Rahasia Terbesar berikutnya: Kalau anda sudah mempunyai keinginan dan impian yang kuat, maka anda tidak akan menunggu datangnya gelombang energi yang menjawab gelombang energi anda, karena gelombang energi itu secara otomatis akan mendorong anda untuk melakukan <strong>TINDAKAN/ACTION</strong> yang sejalan.</div>
<div></div>
<div></div>
<div id="_mcePaste">Jadi rekan2, milikilah <strong>IMPIAN YANG KUAT</strong>, kemudian  <strong><span style="font-weight: normal;"><strong>BERDOA DENGAN SUNGGUH2<span style="font-weight: normal;">, secara otomatis anda akan terdorong untuk melakukan </span>TINDAKAN YANG TEPAT<span style="font-weight: normal;">, dan akhirnya akan memperoleh </span>HASIL YANG DAHSYAT !!!.</strong></span></strong></div>
<div></div>
<div><strong><span style="font-weight: normal;"><strong><br />
</strong></span></strong></div>
<div>Mulailah saat ini juga, supaya hasilnya juga datang lebih cepat. Bekerja dengan rajin jika ditambah dengan impian yang kuat, dan doa yang sungguh2 maka hasil yang dahsyat tinggal menunggu waktu. Ketekunan dan kesabaran memang sangat diperlukan karena kita tidak tahu <strong>KAPAN</strong> kita akan sukses, Tuhan tidak akan menjatuhkan sekarung emas di depan kaki kita setelah kita berdoa, tapi Tuhan akan mengutus hamba-Nya untuk membantu kita. Kita tidak akan pernah tahu siapa itu yang akan membantu kita, mungkin teman/saudara/tetangga adalah orang yang diutus Tuhan untuk membantu kita. Siapa tahu?</div>
<div></div>
<div>Selamat berjuang, manfaatkan Rahasia yang sudah anda ketahui barusan, dan raih kesuksesan anda sesegera mungkin.</div>
<div></div>
<div>Tips: Sudah ada Video dan Buku yang berjudul &#8216;The Secrets&#8217; yang membahas tentang hal ini, kami anjurkan anda untuk melihat video atau membaca buku tersebut. Dijamin sangat sangat bermanfaat.</div>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/rahasia-terbesar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

