Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki-laki yang luar biasa, sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada Papanya, hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, pantas disebut anak yang luar biasa. Saking jarangnya seorang anak yang berbuat demikian, sehingga ketika Pemerintah China mendengar dan menyelidiki apa yang Zhang Da perbuat maka merekapun memutuskan untuk menganugerahi penghargaan Negara yang Tinggi kepadanya. Zhang Da adalah salah satu dari sepuluh orang yang dinyatakan telah melakukan perbuatan yang luar biasa dari antara 1,4 milyar penduduk China. Tepatnya 27 Januari 2006 Pemerintah China, di Propinsi Jiangxu, kota Nanjing, serta disiarkan secara Nasional keseluruh pelosok negeri, memberikan penghargaan kepada 10 (sepuluh) orang yang luar biasa, salah satunya adalah Zhang Da.Mengikuti kisahnya di televisi, membuat saya ingin menuliskan cerita ini untuk melihat semangatnya yang luar biasa.

Walt Disney

“Ratusan karya besar ini sebenarnya diilhami oleh satu gagasan kecil. Hanya saja saya tidak berpangku tangan akan gagasan itu, tapi saya mewujudkannya, karena gagasan se-brilian apapun takkan berarti bila tidak diwujudkan. Sebaliknya, sesederhana apa pun ide itu, akan besar bila diwujudkan”
The Story of Walt Disney
Setelah mengalami kebangkrutan dan jadi pengangguran selama berbulan-bulan akhirnya ia mendapat order untuk membuat film animasi untuk anak-anak yang bercerita tentang pentingnya menyikat gigi. Meskipun nilai kontraknya tak terlalu besar namun Walt mengerjakan film ini dengan sungguh2 & penuh konsentrasi. Hasilnya produk ini sangat memuaskan pihak konsumen yang berjanji akan memberinya order tambahan. Namun janji itu tak pernah terwujud, karena sesudah order pertama itu, Walt kembali menganggur. “Selama menganggur itu saya banyak merenung. Banyak orang senang akan karya saya, tapi mengapa kehidupan saya mengenaskan ?” tanya Walt dalam hati. Terus terang, saya tak dapat menerima kenyataan ini. Sesuai dengan bakat dan karya saya, seharusnya saya bisa kaya dgn hasil karya saya.” imbuhnya. Renungan iniah yang membuatnya nekat untuk pergi ke-Hollywood tanpa bekal apa pun kecuali talentanya. Ia nekat berjuang untuk menjadi orang sukses di-Hollywood.