<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengharapan.com &#187; kesempatan</title>
	<atom:link href="http://pengharapan.com/tag/kesempatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pengharapan.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 May 2012 02:21:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Berfikir Sederhana</title>
		<link>http://pengharapan.com/berfikir-sederhana.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/berfikir-sederhana.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2010 01:47:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi, Inspirasi dan Pengharapan]]></category>
		<category><![CDATA[berburu]]></category>
		<category><![CDATA[berfikir]]></category>
		<category><![CDATA[besar]]></category>
		<category><![CDATA[kesempatan]]></category>
		<category><![CDATA[menunggu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=651</guid>
		<description><![CDATA[Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penyerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan.
Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penyerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan.</p>
<p>Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, &#8220;untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor rusa besar yang saya incar?&#8221;<span id="more-651"></span></p>
<p>Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia berpikir, &#8220;Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan,sia-sia. &#8220;Agak lama pemburu menunggu. Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat, pemburupun mulai siaga penuh,tetapi ternyata, ah&#8230; kijang. Ia pun membiarkannya berlalu. Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur.</p>
<p>Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget. Spontan ia berteriak,Rusa!!!&#8221; sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa.</p>
<p>Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranya pun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang-orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapatkan apa-apa. Demikian juga dengan seseorang yang mengidamkan pasangan hidup, yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang alim,baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/berfikir-sederhana.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saat Yang Tepat Untuk Memberi</title>
		<link>http://pengharapan.com/saat-yang-tepat-untuk-memberi.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/saat-yang-tepat-untuk-memberi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2010 03:21:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi, Inspirasi dan Pengharapan]]></category>
		<category><![CDATA[kamar]]></category>
		<category><![CDATA[kesempatan]]></category>
		<category><![CDATA[memberi]]></category>
		<category><![CDATA[pasangan]]></category>
		<category><![CDATA[penuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[Kejadiannya berlangsung beberapa tahun yang lalu. Malam itu saya dan istri saya baru selesai makan kenyang di suatu restoran terkenal. Suasana malam itu memang kurang enak karena saat makan malam sempat terlontar beberapa komentar dari saya yang mungkin kurang berkenan di hati istri saya, Louis. Yah, memang saya termasuk spesies yang kurang pandai berkata-kata dan [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste">Kejadiannya berlangsung beberapa tahun yang lalu. Malam itu saya dan istri saya baru selesai makan kenyang di suatu restoran terkenal. Suasana malam itu memang kurang enak karena saat makan malam sempat terlontar beberapa komentar dari saya yang mungkin kurang berkenan di hati istri saya, Louis. Yah, memang saya termasuk spesies yang kurang pandai berkata-kata dan kurang sensitif dalam perasaan.</div>
<div></div>
<div id="_mcePaste">Saat meninggalkan restoran,  saya masih dalam keadaan kekenyangan, dan saat itu terdengar suara seorang pria di lapangan parkir. Dari plat nomer mobilnya, saya tahu ia berasal dari luar kota yang cukup jauh. Pria itu mengeluarkan sebagian kepalanya dari mobil dan mengajak saya bicara.</div>
<div id="_mcePaste">&#8220;Maaf pak, saya dan istri sedang mencari kamar untuk bermalam, semua hotel di sekitar sini telah penuh. Dapatkah Bapak memberikan usul kepada kami dimana kami bisa bermalam?&#8221;</div>
<div id="_mcePaste"></div>
<div>Hal itu tidak mengejutkan saya, belakangan ini memang saat banyak-banyaknya turis berkunjung ke kota saya. Tidak heran dia kehabisan kamar untuk bermalam. Saat pria itu bicara, saya melihat bahwa dia dan istrinya adalah pasangan muda, dan menurut pandangan mata saya, istri pria itu sedang hamil besar.</div>
<div id="_mcePaste"><span id="more-325"></span></div>
<div>Karena suasana hati saya memang sedang kurang enak, saya tidak ingin berpanjang kata dengannya. Saya mengatakan padanya untuk tetap berusaha mencari terus, kunjungi saja semua hotel, pasti nanti ketemu ada  kamar yang kosong, saya ucapkan selamat tinggal kepadanya, lalu berjalan pergi.</div>
<div id="_mcePaste">Pasangan muda itu tidak berkata apa-apa tetapi pelan-pelan mundur dari lapangan parkir dan segera berlalu. Kami juga segera masuk ke mobil dan berangkat pulang.</div>
<div></div>
<div id="_mcePaste">Sejenak dalam perjalanan pulang, bayang-bayang kedua anak muda itu terus menghantui pikiran saya. Kedua anak muda itu datang dari tempat yang jauh, istriya sedang hamil besar dan mulai panik karena tidak menemukan tempat untuk bermalam. Sekilas saya teringat, bukankah ribuan tahun yang lalu, ada sepasang anak muda naik keledai, si istri hamil tua dan juga kesulitan menemukan penginapan? Anda pasti tahu ceritanya, tidak ada kamar untuk mereka sehingga mereka akhirnya bermalam di kandang binatang dan sang istri melahirkan anak disana.</div>
<div id="_mcePaste"></div>
<div>Saat itu saya langsung berkata kepada Louis, istri saya bahwa kami perlu untuk berputar balik dan menemukan pasangan muda itu. Kami tinggal di rumah yang cukup besar dan ada kamar kosong yang bisa digunakan untuk pasangan muda itu bermalam. Louis adalah seorang yang besar hati, dan tanpa ragu-ragu menyatakan persetujuannya.</div>
<div id="_mcePaste"></div>
<div>Kami kembali ke tempat parkir untuk mencari pasangan muda itu, dan menelusuri jalan mencari mereka. Saya akan gembira jika cerita ini berakhir happy-ending, bagaimana saya menemukan mereka, memberikan kamar kepada mereka dan berteman dengan mereka.</div>
<div id="_mcePaste">Tapi, sayangnya hal itu tidak terjadi.</div>
<div id="_mcePaste"></div>
<div>Kami tidak dapat menemukan mereka. Saya tidak tahu apakah mereka menemukan kamar atau tidak, karena seperti kedatangannya yang misterius, kepergiannya juga misterius adanya.</div>
<div id="_mcePaste">Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan pasangan muda itu &#8211; tapi saya membayangkan apa yang mereka pikirkan saat bertemu orang yang tidak mau mengerjakan apapun untuk menolong mereka.</div>
<div id="_mcePaste">Sampai dengan hari ini, saya percaya Tuhanlah yang menguji saya, untuk melihat apakah saya siap membantu orang lain yang membutuhkan pertolongan. Apakah saya memahami dan mempraktekkan ajaran keagamaan yang telah diajarkan sejak saya kecil.</div>
<div id="_mcePaste"></div>
<div>Saya mengambil pengalaman dari kejadian ini dan belajar memahami apa yang Tuhan inginkan dari saya. Saya harus memahami bahwa <strong>MEMBERI</strong> bukanlah pada saat yang <strong>ENAK</strong> dan <strong>NYAMAN</strong> bagi saya. Saya harus siap memberi <strong>SETIAP SAAT</strong> ada yang memerlukan, di <strong>SETIAP TEMPAT. BUKAN MENUNGGU SITUASINYA ENAK BARU MEMBERI.</strong></div>
<div id="_mcePaste">Seperti Mother Teresa katakan &#8220;Tuhan membuat segalanya sangat jelas.Apapun yang kau kerjakan pada orang miskin, kau melakukannya untuKU. Berikan segelas air, kau memberikannya untukKU. Menerima seorang anak kecil, Engkau menerimaKU&#8221;.</div>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/saat-yang-tepat-untuk-memberi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Toko Suami</title>
		<link>http://pengharapan.com/toko-suami.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/toko-suami.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 06:38:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi, Inspirasi dan Pengharapan]]></category>
		<category><![CDATA[kesempatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung]]></category>
		<category><![CDATA[suami]]></category>
		<category><![CDATA[toko]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[
Sebuah toko yang menjual suami baru saja dibuka di kota New York dimana wanita dapat memilih suami. Diantara instruksi-instruksi yang ada di pintu masuk terdapat instruksi yang menunjukkan bagaimana aturan main untuk masuk toko tersebut. &#8220;Kamu hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI&#8221; Toko tersebut terdiri dari 6 lantai dimana setiap lantai akan menunjukkan sebuah [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste">
<div id="_mcePaste">Sebuah toko yang menjual suami baru saja dibuka di kota New York dimana wanita dapat memilih suami. Diantara instruksi-instruksi yang ada di pintu masuk terdapat instruksi yang menunjukkan bagaimana aturan main untuk masuk toko tersebut. &#8220;Kamu hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI&#8221; Toko tersebut terdiri dari 6 lantai dimana setiap lantai akan menunjukkan sebuah calon kelompok suami. Semakin tinggi lantainya, semakin tinggi pula nilai lelaki tersebut.</div>
<div>Bagaimanapun, ini adalah semacam jebakan. Kamu dapat memilih lelaki di lantai tertentu atau lebih memilih ke lantai berikutnya tetapi dengan syarat tidak bisa turun ke lantai sebelumnya kecuali untuk keluar dari toko..Lalu, seorang wanita pun pergi ke toko &#8220;suami&#8221; tersebut untuk mencari suami..</div>
<div id="_mcePaste">Di lantai 1 terdapat tulisan seperti ini : Lantai 1 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan dan taat pada Tuhan</div>
<div id="_mcePaste">Wanita itu tersenyum, kemudian dia naik ke lantai selanjutnya.</div>
<div id="_mcePaste">Di lantai 2 terdapat tulisan seperti ini : Lantai 2 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, dan senang anak kecil</div>
<div id="_mcePaste">Kembali wanita itu naik ke lantai selanjutnya.</div>
<div id="_mcePaste">Di lantai 3 terdapat tulisan seperti ini : Lantai 3 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang anak kecil dan cakep banget.</div>
<div id="_mcePaste">&#8220;Wow&#8221;, tetapi pikirannya masih penasaran dan terus naik.</div>
<div id="_mcePaste"><span id="more-219"></span></div>
<div>Lalu sampailah wanita itu di lantai 4 dan terdapat tulisan</div>
<div id="_mcePaste">Lantai 4 : Lelaki di lantai ini yang memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang anak kecil, cakep banget dan suka membantu pekerjaan rumah.</div>
<div id="_mcePaste">&#8220;Ya ampun !&#8221; Dia berseru, &#8220;Aku hampir tak percaya&#8221;</div>
<div id="_mcePaste">Dan dia tetap melanjutkan ke lantai 5 dan terdapat tulisan seperti ini:</div>
<div id="_mcePaste">Lantai 5 : Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang anak kecil,cakep banget,suka membantu pekerjaan rumah, dan memiliki rasa romantis.</div>
<div id="_mcePaste">Dia tergoda untuk berhenti tapi kemudian dia melangkah kembali ke lantai 6 dan terdapat tulisan seperti ini:</div>
<div id="_mcePaste">Lantai 6 : Anda adalah pengunjung yang ke 4.363.012. Tidak ada lelaki di lantai ini. Lantai ini hanya semata-mata bukti untuk wanita yang tidak pernah puas.</div>
<div id="_mcePaste">Terima kasih telah berbelanja di toko &#8220;Suami&#8221;. Hati-hati ketika keluar toko dan semoga hari yang indah buat anda.</div>
</div>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/toko-suami.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

