<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengharapan.com &#187; malaikat</title>
	<atom:link href="http://pengharapan.com/tag/malaikat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pengharapan.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 12:52:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Malaikat Pelindung</title>
		<link>http://pengharapan.com/malaikat-pelindung.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/malaikat-pelindung.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2010 06:10:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi, Inspirasi dan Pengharapan]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[malaikat]]></category>
		<category><![CDATA[pelindung]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika ada seorang bayi yang siap untuk dilahirkan. Maka ia bertanya kepada Tuhan, “Ya Tuhan, engkau akan mengirimkan aku ke bumi. Tapi aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana?”. Tuhanpun menjawab, “Diantara semua malaikat-Ku, Aku akan memilih seseorang yang khusus untukmu, dia akan merawat dan mengasihimu.”

Si kecil [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste">Suatu ketika ada seorang bayi yang siap untuk dilahirkan. Maka ia bertanya kepada Tuhan, “Ya Tuhan, engkau akan mengirimkan aku ke bumi. Tapi aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana?”. Tuhanpun menjawab, “Diantara semua malaikat-Ku, Aku akan memilih seseorang yang khusus untukmu, dia akan merawat dan mengasihimu.”</div>
<div></div>
<div>Si kecil bertanya lagi, “Tapi disini disurga ini aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua itu sudah cukup untuk membuatku bahagia.” Tuhanpun menjawab, “Taka apa, Malaikatmu itu akan selalu menyenandungkan lagu untukmu dan dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang, dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia.”</div>
<div><span id="more-161"></span></div>
<div>Namun Si kecil bertanya lagi, “Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka pakai?</div>
<div>Tuhanpun menjawab, “Malaikatmu itu akan membisikkanmu kata-kata yang indah, dia akan selalu sabar berada disampingmu. Dan dengan kasihnya dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia. Si kecil bertanya lagi, “Lalu bagaimana jika aku ingin berbicara padamu Ya Tuhan?”</div>
<div id="_mcePaste">Tuhanpun kembali menjawab, “Malaikatmu itu akan membimbingmu, dia akan menengadahkan tangannya bersamamu dan mengajarkanmu untuk berdo’a.” Lagi-lagi Si kecil menyelidik, “Namun aku mendengar disana banyak sekali orang jahat, siapakah nanti yang akan melindungiku?”</div>
<div id="_mcePaste">Tuhanpun menjawab, “Tenang, malaikatmu akan terus melindungimu walaupun nyawa yang menjadi taruhannya. Dia sering akan melupakan kepentingannya sendiri untuk keselamatanmu.” Namun Sikecil kini malah menjadi sedih, “Tuhan tentu aku akan menjadi sedih jika tak melihat-Mu lagi.”</div>
<div id="_mcePaste">Tuhan menjawab lagi, “Malaikatmu akan selalu mengajarkan keagungan-Ku, dan dia akan mendidikmu bagaimana agar selalu patuh dan taat kepada-Ku. Dia akan selalu membimbingmu untuk selalu mengingat-Ku. Walau begitu aku akan selalu ada disisimu.”</div>
<div></div>
<div>Hening. Kedamaianpun kembali menerpa surga. Suara-suara panggilan dari bumi mulai sayup-sayup terdengar. “Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang, tolong sebutkan nama dari malaikat pelingdungku itu…”</div>
<div id="_mcePaste">Tuhan kembali menjawab, “Nama malaikatmu itu tak begitu penting… Hanya saja kamu akan sering menyebutnya dengan panggilan: Ibu…”</div>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/malaikat-pelindung.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Ayam &amp; Sapi</title>
		<link>http://pengharapan.com/kisah-ayam-sapi.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/kisah-ayam-sapi.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 08:05:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi, Inspirasi dan Pengharapan]]></category>
		<category><![CDATA[amal]]></category>
		<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[malaikat]]></category>
		<category><![CDATA[sapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Ada orang kaya yg baru saja mati sedang antri masuk neraka. Sambil nongkrong, ia ngobrol2 sama Malaikat penjaga gerbang neraka. &#8220;Wahai malaikat, kenapa sih orang2 pada ngatain gua pelit, bahkan gua dibilanq kikir segala sampe musti masuk neraka. apa nggak salah tuh TUHAN nyemplungin gua kesini? bukankah menjelang kematianku, aku sudah membagi warisanku untuk yayasan [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste">Ada orang kaya yg baru saja mati sedang antri masuk neraka. Sambil nongkrong, ia ngobrol2 sama Malaikat penjaga gerbang neraka. &#8220;Wahai malaikat, kenapa sih orang2 pada ngatain gua pelit, bahkan gua dibilanq kikir segala sampe musti masuk neraka. apa nggak salah tuh TUHAN nyemplungin gua kesini? bukankah menjelang kematianku, aku sudah membagi warisanku untuk yayasan sosial, rumah2 ibadah &amp; panti2 asuhan?</div>
<div id="_mcePaste"></div>
<div>Malaikat penjaga neraka cuman senyum2 geli &amp; menjawab &#8220;Gini aja deh, kalo kamu penasaran, gua mau kasih cerita dikit tentang Ayam &amp; Sapi.&#8221; Sapi binatang yang begitu populer, sementara ayam begitu dengki dengannya. Suatu hari ayam tak tahan lagi &amp; ngomel2 ke­ sapi. Heh sapi, orang bicara tentang kamu begitu manis tentang kelembutanmu &amp; matamu yang begitu memancarkan penderitaan.&#8221; kata ayam pada sapi dengan dongkol. &#8220;orang mengira kamu begitu murah hati, karena tiap hari kamu memberi mereka krim &amp; susu. Bagaimana dengan aku, hah? Aku memberi daging ayam, aku memberi bulu2ku buat kemoceng, bahkan mereka memasak &amp; membuat sup dengan kakiku untuk kaldu? Tapi kenapa justru kamu yg disanjung2? Kenapa?&#8221;</div>
<div id="_mcePaste"><span id="more-102"></span></div>
<div>Sapi dg tenang menjawab.&#8221;Hmmm, Mungkin karena aku memberikannya sewaktu aku masih hidup.&#8221;</div>
<div id="_mcePaste">Dieennkkkkk !!! mendengar cerita itu, si-kaya pun menyesal sekali.</div>
<div id="_mcePaste">Semasa kecil, saya sering ingin tahu bagaimana cara jadi orang kaya. Setelah saya dewasa &amp; bertemu serta belajar dari para pebisnis yg berhasil, maka saya mengamati bahwa hampir semua orang kaya yang menikmati &amp; mensyukuri hidupnya selalu melakukan satu hal sepele yg ternyata amat penting. Dlm Islam, Kristen, Buddha, dsb, satu hal penting itu disebut Zakat, Infaq, Perpuluhan, Persembahan Syukur, dll, dsb. Namanya macam2. Namun inti dari semuanya rtu adalah sama, yaitu : Memberi !!!</div>
<div id="_mcePaste"></div>
<div>Tahukah anda bahwa perusahaan pasta gigi Colgate-Amerika, mendonasi 90% penghasilannya untuk amal?Tahukah anda pengusaha2 papan atas yg sangat berhasil rata2 rnenyisihkan uangnya utk sosial, yatim piatu, rumah2 ibadah, dsb.</div>
<div id="_mcePaste"></div>
<div>Saya percaya bahwa &#8220;Memberi&#8221; itu akan mendatangkan Berkah berlipat ganda. Masalahnya hanyalah, kapan anda memberikannya? seperti sapi atau ayam? semasa hidup atau sesudah semua terlambat karena didahului maut &amp; anda menyesalinya di gerbang neraka?</div>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/kisah-ayam-sapi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

