<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengharapan.com &#187; pelayanan</title>
	<atom:link href="http://pengharapan.com/tag/pelayanan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pengharapan.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 12:52:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kisah Kasih Seorang Pramugari</title>
		<link>http://pengharapan.com/kisah-kasih-seorang-pramugari.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/kisah-kasih-seorang-pramugari.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 08:29:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi, Inspirasi dan Pengharapan]]></category>
		<category><![CDATA[kasih]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[pramugari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=344</guid>
		<description><![CDATA[Seorang pramugari selain mengenakan pakaian cantik seperti yang diketahui banyak orang, tentu saja ada kala nya saya menghadapi saat-saat sulit. Pramugari harus kerja lembur, di dalam pesawat harus mengantar makanan pada ratusan orang, menjual barang duty free, melayani tamu, sibuk sekali sampai tidak bisa tersenyum. Dalam keadaan demikian tetap harus mengingatkan diri bahwa pekerjaanku adalah [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste">Seorang pramugari selain mengenakan pakaian cantik seperti yang diketahui banyak orang, tentu saja ada kala nya saya menghadapi saat-saat sulit. Pramugari harus kerja lembur, di dalam pesawat harus mengantar makanan pada ratusan orang, menjual barang duty free, melayani tamu, sibuk sekali sampai tidak bisa tersenyum. Dalam keadaan demikian tetap harus mengingatkan diri bahwa pekerjaanku adalah pelayanan, harus melayani banyak orang. Walaupun bagaimana memberitahu diri kadang-kadang ada saat dimana saya kehabisan tenaga, tak bisa bersabar dan tersenyum.</div>
<div id="_mcePaste">Sampai pada suatu hari teman baik saya bercerita tentang bagaimana dia melayani seorang kakek tua yang pikun, saya baru bisa mengubah sikap kerja saya. Ini adalah sebuah penerbangan dari Taipei ke New York. Pada saat pesawat terbang take off tak berapa lama, ada seorang kakek yang tidak bisa mengontrol untuk buang air besar. Dan akhirnya mengeluarkannya di tempat. Keluarga yang melihat hanya merasa jijik dan memaksa kakek ini untuk membersihkan diri di toilet sendirian. Orang tua ini tampak ragu sejenak, lalu kemudian seorang diri berjalan menuju toilet yang berada di belakang.</div>
<div id="_mcePaste">Pada saat kakek itu keluar dari toilet, walau bagaimana pun ia mengingat, ia tetap tidak mampu mengingat tempat duduknya sendiri. Kakek yang berumur 80-an ini menjadi cemas, takut, dan menangis seorang diri di teras toilet. Seorang pramugari datang membantu kakek ini, bau yang teramat sangat memenuhi badan kakek. Ternyata kakek ini tidak mengetahui dengan jelas letak tissue di dalam toilet tersebut sehingga ia membersihkannya dengan menggunakan bajunya. Toilet yang digunakannnya tadi jadi kotor dan berantakan sekali.</div>
<div><span id="more-344"></span></div>
<div id="_mcePaste">Setelah mengantarkan kakek kembali ke tempat duduknya. Para penumpang di sekitarnya mulai mengeluh bau busuk yang berasal dari badannya. Pramugari menanyakan kepada saudaranya apakah mereka masih memiliki baju pengganti yang bisa digunakan oleh kakek ini. Saudaranya mengatakan, semua pakaian ada di bagasi pesawat, jadi kakek ini tidak memiliki baju pengganti. Dan saudaranya berkata, &#8220;Sekarangkan penerbangan ini tidak terisi full, saya melihat ada beberapa baris bagian belakang yang masih kosong, bawa saja kakek ini untuk duduk di belakang.&#8221; Pramugari ini hanya bisa mengikuti keinginan dari saudaranya.dan membawa kakek ini ke barisan belakang.</div>
<div id="_mcePaste"></div>
<div>Kemudian mengunci toilet yang telah digunakan oleh kakek ini agar penumpang lain tidak salah masuk toilet. Akhirnya kakek ini duduk di bangku belakang seorang diri, menundukan kepala dan tak henti-hentinya menghapus air matanya yang terus mengalir.</div>
<div id="_mcePaste">Siapa sangka satu jam kemudian, kakek ini sudah berganti pakaian, dengan badan yang bersih dan tersenyum riang kembali ke tempat duduknya semula. Di depan mejanya tersaji seporsi makanan baru yang masih hangat. Semua orang saling bertanya siapa gerangan yang membantunya? Ternyata teman baik saya ini yang mengorbankan waktu makan malamnya. Dia menggunakan tissue dan lap basah pelan-pelan membersihkan badan kakek ini sampai bersih.dan meminjam baju baru dari co-pilot untuk mengganti baju kakek ini. Terlebih lagi, pramugari ini membersihkan toilet yang telah digunakan oleh kakek ini hingga bersih dan menyemprotkan parfumnya sendiri ke dalam toilet tersebut.</div>
<div id="_mcePaste"></div>
<div>Rekan kerjanya mengatakan dia bodoh, harus begitu susah payah membantu orang lain, bukankah sampai akhirnya tidak akan ada orang yang mengenang dan berterimah kasih. Sudah lelah, namun tidak mendatangkan keuntungan apa pun. Dia dengan tenang dan tegas menjawab, &#8220;Jam penerbangan masih belasan jam, kalau saya menjadi orang tua tersebut, saya pastilah sangat sedih, siapa yang berharap kalau awal dari perjalanan ini bisa jadi begini.</div>
<div id="_mcePaste">Lagi pula tigapuluhan orang harus menggunakan satu toilet, kurang satu toilet tentu sangat merepotkan. Saya bukan hanya membantu orang tua itu tapi juga membantu penumpang yang lain.&#8221;</div>
<div id="_mcePaste"></div>
<div>Setelah mendengar cerita ini saya sangat menyesali sikap saya. Teman baikku pernah menyampaikan kepada saya bahwa pekerjaan yang paling membahagiakan adalah pekerjaan yang mengantarkan orang lain dari satu tempat ke tempat lain dengan selamat. Sejak mendengar pengalaman indah dari teman baik ini, saya baru menyadari bahwa pelayanan sungguh merupakan sebuah berkah yang harus dihargai. Cara terbaik menghargai berkah adalah dengan membagikan berkah ini kepada orang lain. Pengalaman teman baikku ini telah mengubah sikapku dalam bertugas.</div>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/kisah-kasih-seorang-pramugari.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tukang Cukur</title>
		<link>http://pengharapan.com/tukang-cukur.html</link>
		<comments>http://pengharapan.com/tukang-cukur.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2010 07:17:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>happy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humor]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[tukang cukur]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pengharapan.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang tukang cukur tua yang baik hati di sebuah kota di United States. Suatu hari seorang penjual bunga datang kepadanya untuk memotong rambut. Selesai potong rambut, dia bermaksud membayar tetapi tukang cukur menjawab, “Maaf, saya tidak dapat menerima uang darimu. Saya melakukan pelayanan.” Si penjual bunga sangat gembira dan meninggalkan tukang cukur tersebut.

Pada keesokan [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste">Ada seorang tukang cukur tua yang baik hati di sebuah kota di United States. Suatu hari seorang penjual bunga datang kepadanya untuk memotong rambut. Selesai potong rambut, dia bermaksud membayar tetapi tukang cukur menjawab, “Maaf, saya tidak dapat menerima uang darimu. Saya melakukan pelayanan.” Si penjual bunga sangat gembira dan meninggalkan tukang cukur tersebut.</div>
<div><span id="more-50"></span></div>
<div>Pada keesokan paginya, ketika si tukang cukur membuka toko, ada sebuah kartu ucapan terima kasih dan selusin bunga mawar yang telah menanti di depan pintu.</div>
<div>Seorang polisi datang untuk potong rambut dan dia pun bermaksud membayar setelah selesai dipotong rambutnya. Tetapi, si tukang cukur pun menjawab, “Maaf, saya tidak dapat menerima uang darimu. Saya melakukan pelayanan.” Si polisi pun sangat gembira dan meninggalkan tukang cukur tersebut.</div>
<div>Pada keesokan paginya,ketika si tukang cukur membuka toko, ada sebuah kartu ucapan terima kasih dan selusin donat yang telah menanti di depan pintu.</div>
<div>Di hari berikutnya datanglah seorang software engineer dari Indonesia untuk potong rambut, ketika dia hendak membayar, si tukang cukur pun menjawab, “Maaf, saya tidak dapat menerima uang darimu. Saya melakukan pelayanan.” Si software engineering dari Indonesia pun amat sangat gembira dan meninggalkan tukang cukur tersebut.</div>
<div>Pada keesokan paginya, ketika si tukang cukur membuka toko, coba tebak apa yang tukang cukur temukan di depan pintu???</div>
<div id="_mcePaste">Dapatkah kamu menebaknya???</div>
<div id="_mcePaste">Apakah kamu belum tahu jawabannya???</div>
<div id="_mcePaste">Ayo. Berpikirlah seperti orang indonesia!!!</div>
<div id="_mcePaste">OK!!!! OK!!!!</div>
<div id="_mcePaste">Selusin orang Indonesia telah menunggu untuk potong rambut GRATIS!!!!</div>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pengharapan.com/tukang-cukur.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

