Seorang tukang air di India memiliki dua tempayan besar, masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawanya menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak, sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak retak. Tempayan yang tidak retak itu selalu dapat membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumahnya, namun tempayan yg retak itu hanya dapat membawa air setengah penuh. Selama 2 tahun, hal ini terjadi setiap hari. Si tukang air hanya dapat membawa 1, 5 tempayan air ke rumah. Tentu saja si tempayan yang tidak retak merasa bangga akan prestasinya,karena dapat menunaikan tugasnya dengan baik. Tempayan retak yang malang itu merasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsi yang seharusnya dapat diberikannya. Read the rest of this entry »
Tempayan Retak
Author: happyAug 6
3 Pintu Kebijaksanaan
Author: happyJun 2
Seorang Raja, mempunyai anak tunggal yg pemberani, trampil dan pintar. Untuk menyempurnakan pengetahuannya, ia mengirimnya kepada seorang pertapa bijaksana.
“Berikanlah pencerahan padaku tentang Jalan Hidupku” Sang Pangeran meminta.
“Kata-kataku akan memudar laksana jejak kakimu di atas pasir”, ujar Pertapa.”Saya akan berikan petunjuk padamu, di Jalan Hidupmu engkau akan menemui 3 pintu.
Bacalah kata-kata yang tertulis di setiap pintu dan ikuti kata hatimu.
Sekarang pergilah sang Pertapa menghilang dan Pangeran melanjutkan perjalanannya. Read the rest of this entry »








